image_pdfimage_print

Pesantren-Hijau-LPBINUPesantren itu institusi yang sangat efektif sebagai perubahan sosial dalam melakukan sosialisasi mitigasi bencana melalui kesadaran lingkungan salah satunya dengan Program Pesantren Hijau yang digalakkan oleh Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) dengan dukungan Alumni Grant Scheme (AGS) Australia.

“Program ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar kami, LPBI NU, dalam konsistensinya menggunakan nilai-nilai Islam untuk menjaga dan mencintai lingkungan,” ungkap Hijroatul Maghfiroh selaku Inisiator Program Pesantren Hijau LPBINU.

Ia menegaskan pesantren yang menjadi Jaringan Pesantren Hijau paling tidak harus mau dan mampu menerapkan salah satu atau lebih dari lima indikator Pesantren Hijau, yakni menyediakan media kampanye ramah lingkungan, pengelolaan sampah berbasis Bank Sampah Nusantara (BSN), komposting dan 3R, pengelolaan sampah plastik melalui Ecobrick, ruang terbuka hijau untuk kebun organik, dan pengelolaan limbah air pesantren.

Program ini rencananya akan dilaksanakan di tiga pesantren di Jabodetabek ini, salah satunya pesantren Daarul Quran di Tangerang.

Ali A.B.D, santri kelas 10 SMA Daarul Quran yang merupakan Wakil Ketua Divisi Kebersihan Osdaqu menyatakan kebahagiannya, “kami seneng banget dengan kegiatan kayak gini, kan taunya bagian kebersihan ngurusin kebersihan pesantren, ternyata ada Pesantren Hijau yang belajar banyak banget hal baru”.

Program Pesantren Hijau Sasar Tiga Pesantren di Jabodetabek

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>