Nu PEDULI-LPBINUProgram Child Center Space (CCS) atau Pondok Ramah Anak (PRA) Nahdatul Ulama (NU) Peduli Sulawesi Tengah dan Child Fund mendapat dukungan penuh dari  Pemerintah Kabupaten Donggala melalui  Dinas Perlindungan, Perempuan dan Anak (DPPA) Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.Kepala Dinas (Kadis) PPA Kabupaten Donggala,  Aritatriana mengatakan, Program PPA Donggala bisa bersinergi dengan program Pondok Ramah Anak (PRA), NU Peduli Sulteng. ” Insya Allah kami dari DPPA akan menindaklanjuti program ini, apalagi berhubungan dengan  perempuan dan anak,” ujarnya saat menerima kunjungan Tim NU Peduli Sulteng diruang kerjanya dua hari lalu.

Aritatriana juga mengajak PRA NU Peduli Sulteng  untuk berkolaborasi dan  mensinkronkan program  secara berkesinambungan.Dia juga meminta untuk bersinergi  dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM).Dia menambahkan, pihaknya akan mendorong peningkatan perekonomian serta pemberdayaan kepada Perempuan  sekaligus menindak lanjuti dan  mengsinergikan dengan program NU Peduli ke anak-anak hingga berakhirnya program di Bulan April 2019 mendatang.

Kadis DPPA Donggala berharap,  dengan kerjasama atau bersinerginya program NU Peduli, semuanya bisa bermanfaat dan berkesinambungan bagi perempuan dan anak di Kabupaten Donggala. Koordinator CCS NU Peduli, Zuliati menjelaskan bahwa Program ini berada di 10 titik wilayah kerja NU Peduli dan Child Fund, diantaranya di desa Lende Ntovea, Kecamatan Sirenja. Desa Limboro  Kecamatan Tanahntovea Kabupaten Donggala, Sulteng.”Program kami ini sejak Oktober 2018 hingga Insya Allah berakhir di April 2019 nanti.

Disitu dengan durasi waktu yang tidak terlalu lama, kami telah memberdayakan masyarakat menjadi fasilitator setempat, dengan harapan berakhirnya program tetap berkelanjutan dengan dukungan semua fasilitas yang kami adakan dan diperuntukan khusus bagi warga sekitar, ” jelasnya.Turut hadir pada kesempatan itu, Wakil Sekretaris Koordinator NU Peduli, Handrianto WSA dan Koordinator Logistik Risky Munandar.

Sumber: http://www.mediasulawesi.com