image_pdfimage_print
poski lpbi nuUntuk memaksimalkan proses evakuasi korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nahdlatul Ulama mendirikan lima posko NU peduli. Jumlah posko bertambah setelah sebelumnya hanya tiga posko.
Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PBNU M. Ali Yusuf mengatakan, lima posko tersebut tersebar di hampir semua wilayah di Lombok.
“Total posko NU peduli ada lima, dua di Lombok Timur, satu di Lombok Utara, satu Lombok Barat, dan satu di Mataram,” ujar Ali Yusuf kepada NU Online, Senin (6/8) di Jakarta.
Dia menjelaskan, para relawan NU yang turun ke lapangan maupun yang bersiap di posko berupaya melakukan sejumlah pelayanan seperti dapur umum, psikososial, dan pelayanan kesehatan.
Saat ini, pihaknya juga telah mengirim berbagai kebutuhan untuk para korban gempa berkekuatan 7 Skala Richter tersebut.
“Saat ini kita sudah mendistribusikan makanan siap saji, terpal, selimut, air minum, pakaian, dan lain-lain,” terang Ali.
Ali Yusuf mengimbau kepada segenap warga NU untuk aktif mengirimkan bantuan yang saat ini sangat dibutuhkan para korban gempa di Lombok.
Gempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter (SR) mengguncang kawasan Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kabar terakhir, sebanyak 91 orang meninggal dan ratusan lainnya mengalami luka akibat musibah gempa ini.
Gempa awal terjadi pada ahad (5/8/2018) pukul 18.46 WIB dengan kekuatan 6,8 SR dan tidak menimbulkan potensi tsunami.
Namun, beberapa saat kemudian Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan pemutakhiran informasi bahwa kekuatan gempa tercata 7 SR dengan potensi tsunami. Guncangan gempa juga terasa kuat hingga ke Pulau Bali.
NU Dirikan Lima Posko Peduli Korban Gempa Lombok

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>