image_pdfimage_print

lpbinu blitarPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blitar membantu masyarakat Kecamatan Nglegok yang terkena bencana angin puting beliung yang terjadi Sabtu (31/3) kemarin.

Tim yang diturunkan  terdiri dari  Lembaga Penanggulangan dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI) NU bekerjasama dengan Lembaga  Amil Zakat dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), serta Banser.

“Kami sudah menurunkan tim ke sana dan mengerahkan warga NU untuk membantu masyarakat yang kena musibah ini,” ujar Wakil Ketua PCNU Kabupaten Blitar, Kiai Syamsul Hadi kepada NU Online Rabu (4/4) pagi.

Menurut Syamsul, hingga saat ini kondisi masyarakat terdampak puting beliung masih banyak yang belum pulang kerumah.

“Warga yang rumahnya roboh belum berani pulang, apalgi litrik juga belum menyala,” tambah Ketua LPBI NU Kabupaten Blitar, Imam Karya Bhakti.

Ia menceritakan sebelumnya pada 31 Maret terjadi  huajan lebat disertai angin puting beliung, kejadian itu mengakibatkan lebih dari 30 rumah warga dan beberapa fasilitas lain rusak. Bahkan aliran listrik di Kecamatan Nglegok langsung padam setelah delapan tiang listrik mengalami kerusakan dan lima diantaranya ambruk menimpa rumah warga.

“Musibah itu juga mengakibatkan Kamsini (55) warga RT 02 RW 07, Dusun Bulu, Desa Modangan Kecamatan Nglegok meninggal akibat tertimpa pohon,” ungkap Syamsul.

Dari data tim PCNU lanjut Syamsul, ada enam desa di Kecamatan Nglegok yang terkena dampak puting beliung, yakni  Desa Dayu, Desa Jiwut, Desa Modangan, dan Desa Bangsri, Desa Penataran, dan Desa Krenceng serta Kelurahan Nglegok.

Kerusakan terparah terjadi di sepanjang jalan arteri mulai dari Desa Jiwut hingga Kelurahan Nglegok dan titik terparah ada di depan Mapolsek Nglegok.

Sedangkan data kerugian yang telah dihimpun di 6 Desa dan 1 Kelurahan se-Kecamatan Nglegok, 30 rumah tertimpa pohon, 1 mobil tertimpa pohon, 1 tenda giat Purnama Seruling, 1 panggung dan tenda sosialisasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) KPU Kabupaten Blitar di Desa Bangsri dan 1 orang warga Desa Modangan Kecamatan Nglegok meninggal dunia.

“Kami saat ini sedang mengumpulkan dana untuk membangun kembali rumah penduduk yang ambruk. Sementara ini masih satu unit yang akan dibangun. Tim sudah melakukan pendataan dan pemetaan di lakasi, bahkan  Banser sudah stanby di lokasi secara bergantian,” katanya.

NU Blitar Bantu Warga Terkena Puting Beliung

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>