image_pdfimage_print

donasi-LPBINU Pontianak

Aksi penggalangan dana di jalan dari LPBI NU Kota Pontianak untuk korban kemanusian di Myammar sudah diakhiri. Saat ini penggalangan donasi fokus ke pihak donatur langsung dan lembaga-lembaga pondok pesantren.

Ketua LPBI NU Kota Pontianak, Suryadi sebagai penanggung jawab penggalangan dana untuk korban kemanusian mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya untuk semua masyarakat pengguna jalan yang sudah berkenan ikut menyumbang selama aksi dilakukan.

“Alhamdulillah aksi penggalangan dana yang dilakukan selama tiga hari berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 12.595.600. Ini menunjukkan kalau masyarakat kita sangat peduli dan ikut prihatin dengan krisis kemanusian yang melanda di negara Myanmar,” katanya kepada Tribun Pontianak, Sabtu (16/9/2017) siang.

Tidak lupa pula, ia yang mewakili sahabat-sahabat peserta aksi memohon maaf jika selama aksi yang dilakukan mengganggu kenyaman pengguna jalan di sekitaran bundaran Digulis Untan.

Ucapan terimakasih juga disampaikan untuk kerjasama sahabat-sahabat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesi ( PMII ) Cabang Pontianak, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama ( IPPNU) Kota Pontianak, Gerakan Pemuda Ansor, dan Ikatan Lanceng Praben (ILP) Kalbar.

Setelah aksi penggalangan dana dijalan diakhiri, pihaknya sekarang akan fokus menggalang dana ke para donatur dari orang ke orang dan juga ke lembaga-lembaga pesantren yang ada dikota Pontianak.

“Alhamdulillah tadi malam dalam rapat koordinasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Pontianak dan Lembaga NU Pontianak serta Pengurus MWC NU secara spontanitas menggalang dana untuk korban konflik di Myanmar. Hari kami menerima donasi dari para donatur dan santri-santri Pondok Pesantren Nahdlatul Atfal Parit Adam,” katanya.

Untuk semua hasil penggalangan dana yang sudah terkumpul akan disalurkan ke rekening LPBI NU Pusat yang sudah ditunjuk pemerintah menjadi ketua pelaksana Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myammar (AKIM) pada Selasa, (19/9). AKIM sendiri ada 11 Lembaga Organisasi kemasyarakatan yang tergabung didalamnya.

Sementara itu, Dewan Pengasuh PP. Nahdlatul Atfal, Ustaz Warisi mengatakan kegiatan peduli rohingya yang dilakukan oleh para santri-santri murni inisiatif mereka sebagai bentuk keprihatinan dan turut peduli serta merasakan duka para korban.

Sekalipun sumbangan yang dikumpulkan ole para santri tidak seberapa tapi mudah-mudahan bisa bermamfaat untuk para korban, selanjutnya donasi para santri kami percayakan dengan pengurus Lembaga penanggulangan bencana dan perubahan iklim ( LPBI) Nahdlatul Ulama Kota Pontianak, yang ketua nya bapak Suryadi juga salah satu dewan guru di yayasan pesantren kami,” pungkasnya.

Sumber: http://pontianak.tribunnews.com

LPBI NU Pontianak Lanjutkan Galang Dana ke Donatur dan Lembaga Ponpes

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>