image_pdfimage_print

LPBINU PatiMenyadari pengaruh perubahan iklim terhadap lingkungan, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Pati menginisiasi kampung biopori di desa-desa. Gerakan ini sebagai upaya antisipasi bencana banjir saat musim hujan, dan bencana kekeringan di musim kemarau.

Selama ini saat musim kemarau bencana kekeringan melanda di seratusan desa di Kabupaten Pati, demikian sebaliknya saat musim hujan banjir banyak dirasakan warga masyarakat. Untuk menanggulangi itu, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim IklimNahdlatul Ulama (LPBINU) mulai bergerak untuk menggalakan biopori hingga ke desa-desa.

Ketua LPBINU Pati Imam Rifai mengatakan, pembuatan biopori hingga ke kampung-kampung itu merupakan programnya untuk menanggulangi dampak perubahan iklim yang ekstrem yang menyebabkan kekeringan dan banjir yang melanda di sebagian wilayah Kabupaten Pati. “Banyak desa di Kabupaten Pati mengalami kekeringan, ini yang menjadi target kami,” demikian tutur Imam Rifai.
Ketua LPBINU Pati mengatakan, banjir atau kekeringan yang terjadi di sebagian daerah di Pati ini, selain gundulnya daerah tangkapan di kawasan lereng pegunungan muria, juga karena tanah yang sudah jenuh sehingga sulit menyerap air. Untuk itu LPBINU menggalakangerakan membuat biopori. “Selama musim kemarau kami melakukan dropping air menjumpai banyak embung baik ukuran kecil maupun besar yang kering yang tidak berfungsi dan tidak bisa dimanfaatkan untuk penganggunlangan kekeringan sehingga kami berinisiatif untuk mengadakan biopori ini dengan tujuan untuk mencegah banjir di saat musim hujan, sekaligus menanggulangi kekeringan di musim kemarau,” katanya

Ketua LPBINU Imam Rifai mengatakan, mengawali gerakan kampung biopori ini di Desa Kropak Kecamatan Winong untuk mengkampanye menabung air hujan, dan hingga sekarang LPBINU sudah membuat 300an lebih biopori di kampung-kampung sejak 2019 lalu. LPBINU Pati berencana akan bergerak terus dari desa ke desa untuk memperbanyak biopori sebagai sarana penangkap air.(pas-gus)

Sumber: https://pasfmpati.com

LPBI NU Pati Inisiasi Kampung Biopori Untuk Kelestarian Lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>