LPBINULembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) mengadakan pelatihan dasar penanggulangan bencana untuk calon relawan dan kader NU di Gedung PC NU, Jalan Raya Sudirman, Sukomoro, Nganjuk. Sebanyak ± 200 orang peserta dibekali materi terkait penanganan praktis kebencanaan dan materi lingkungan hidup.

Peserta terdiri atas utusan lembaga NU, badan otonom NU, dan perwakilan institusi yang tertarik terhadap isu-isu kebencanaan dan lingkungan hidup. Peserta mengikuti pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, Jum’at – Minggu (16-18/11).

Dalam acara pembukaan tersebut juga di hadiri oleh forpimda Kabupaten Nganjuk. M. Yasin selaku Perwakilan dari Bupati juga Kepala dinas sosial Nganjuk sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai wahana untuk memupuk rasa nasionalisme dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat.

“Di manapun saat dibutuhkan, LPBI-NU harus siap mendermabaktikan dirinya untuk kepentingan agama, nusa dan bangsa,” ujar

  1. Subhan selaku ketua LPBI-NU mengatakan kepada wartajatim.com pelatihan ini memberikan pemahaman kepada para peserta. Hal ini akan menjadi kepedulian bersama pada isu tersebut. Apalagi akhir-akhir ini, sering terjadi bencana di Indonesia.

“Ini adalah tanggung jawab bersama. Untuk itu pelatihan ini diadakan sebagai bagian ikhtiar LPBI NU untuk menjawab tantangan-tantangan dalam penanganan bencana dan pelestarian lingkungan,” ujar.

Materi pelatihan mencakup pengantar dasar penanggulangan bencana, pengantar pengurangan risiko bencana, fikih kebencanaan dan lingkungan, pengantar tanggap darurat, dan rekonstruksi rehabilitasi, pungkasnya.

Sumber: http://wartajatim.co.id