image_pdfimage_print
ketua lpbinuKetua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PBNU M. Ali Yusuf menernagkan bahwa saat ini para korban gempa di Lombok, NTB sangat membutuhkan makanan, obat-obatan, pakaian, dan selimut.
“Saat terjadi gempa, kondisi mencekam karena gulap gulita. Mereka saat ini membutuhkan makanan, pakaian, selimut, dan obat-obatan,” ujar Ali Yusuf kepada NU Online, Senin (6/8) di Jakarta.
Menurutnya, saat ini para relawan NU dari seluruh lembaga dan badan otonom turun melakukan evakuasi bersama TNI dan pemerintah. Pos peduli NU juga didirikan dengan melakukan pelayanan kesehatan dan kebutuhan lainnya untuk para korban.
Ali Yusuf menegaskan, selain memberikan bantuan pokok, seluruh relawan dan pemerintah harus segera memperhatikan tempat tinggal warga yang hancur dan rusak terkena gempa.
“Tahap membangun kembali rumah-rumah rusak perlu mendapat perhatian penting,” jelasnya.
Gempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat waktu Isya sekitar pukul 18.46 WIB, Ahad (5/8).
Guncangan gempa yang sangat kuat mengakibatkan korban berjatuhan, puluhan ribu rumah rusak, dan aliran listrik seketika padam. Dilaporkan sebanyak 82 orang tewas akibat gempa tersebut.
Gempa awal terjadi pada ahad (5/8/2018) pukul 18.46 WIB dengan kekuatan 6,8 SR dan tidak menimbulkan potensi tsunami.
Namun, beberapa saat kemudian Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan pemutakhiran informasi bahwa kekuatan gempa tercata 7 SR dengan potensi tsunami.
Guncangan gempa juga terasa kuat hingga ke Pulau Bali. Hingga berita ini ditulis, korban tewas akibat gempa dikabarkan bertambah menjadi 89 orang.
LPBI NU: Korban Gempa Lombok Butuh Pakaian, Selimut, Makanan, Obat-obatan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>