lpbinu dkiLembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) DKI Jakarta bekerjasama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas Islam Attahiriyah Jakarta, menggelar Pelatihan Manajemen Bank Sampah Berbasis Komunitas di Kelurahan Batu Ampar Jakarta Timur, Sabtu (14/4).

Juwairiyah, direktut Bank Sampah Nusantara (BSN) LPBI NU DKI Jakarta mengatakan, kegiatan ini merupakan pintu untuk melakukan upaya penyadaran terhadap masyarakat akan bahaya sampah dan memberikan pengetahuan terkait pemilahan sampah organik dan non organik. Selain itu bertujuan memberikan pembelajaran bagi masyarakat untuk mengenali jenis sampah, sehingga dapat memilah jenis-jenis sampah yang dapat dimanfaatkan, jadi tidak mudah dibuang begitu saja.

“Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat membuat lingkungan lebih bersih dan sehat serta memberikan peluang bagi tumbuhnya ekonomi kreatif melalui kegiatan membuat produk daur ulang sampah, ubah sampah jadi berkah,” kata Juwairiyah.

H Wartoyo, ketua RW 02 Batu Ampar mengatakan akan segera membentuk susunan kepengurusan bank sampah tersebut dengan melibatkan PKK, Karang Taruna dan pihak-pihak lainnya agar sama-sama memberi asas manfaat bersama. 

Ahmad Fadillah Aciel selaku Ketua KKL mengaku senang mendapatkan pembelajaran dari BSN LPBI NU DKI Jakarta. Timnya akan siap dan berkomitmen dalam mengawal sampai bank sampah ini terwujud di lingkungan Batu Ampar, khususnya RW 02. 

Berdasarkan data dinas kebersihan DKI Jakarta mencatat 7.000 ton sampah dihasilkan setiap hari di ibu kota. Sampah-sampah dihasilkan dari permukiman hingga perkantoran.