LPBINU-AustraliaDalam rangka meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan bantuan kemanusiaan, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menerima tawaran pelatihan dalam bidang bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Australia yang berjudul Humanitarian Action yang berlangsung selama 2 (dua) minggu di Australia pada 18 Januari – 03 Februari 2019.

Pelatihan ini diikuti oleh 26 peserta terpilih dari Kementrian dan Organisasi Masyarakat yang berpengalaman dalam menangani kegiatan dan bantuan kemanusiaan baik di Indonesia maupun luar negeri sama internasional yaitu Kementrian Luar Negeri (Kemlu), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial (Kemensos), Palang Merah Indonesia (PMI), Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama dan Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah (MDMC).

Menurut Ketua LPBI NU M Ali Yusuf, Indonesia adalah Negara yang telah memiliki banyak pengalaman dalam melakukan penanggulangan bencana dan banyak melakukan respon dalam menanggapi krisis kemanusiaan di tingkat global.

‚ÄúPelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas peran Indonesia dalam melaksanakan penanggulangan bencana di dalam negeri dan dalam memberikan bantuan kemanusiaan di luar negeri melalui pembelajaran yang didapatkan selama pelatihan” tukasnya saat dihubungi oleh warta LPBI NU.

Menurut pria yang juga Ketua Aliansi Kemanusiaan Indonesia/IHA itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan sinergi para pihak dalam penanggulangan bencana dan aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Indonesia sesuai dengan kerangka kerja dan standar kemanusiaan internasional.

Selain itu, Ali juga menambahkan bahwa jika kualitas semakin meningkat dan sinergi para pihak semakin menguat, maka ketahanan/ketangguhan bangsa dalam menghadapi bencana juga akan meningkat.