image_pdfimage_print

lpbi nu ponorogoMasih dalam rangkaian Hari Santri tahun 2021, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdatul Ulama (LPBI NU) Ponorogo menggelar Diklat. Bertajuk Santri Tangguh Bencana (Sanggub) diikuti 49 santri dari berbagai Pondok Pesantren di Ponorogo. Bekerjasama dengan RMI, pelatihan kebencanaan ini pun dihelat di Pondok Pesantren Ainul Ulun, Pulung, Ponorogo selama dua hari (6-7/11).
Bersamaan moment Hari Santri, peningkatan kapasitas pesantren dalam upaya penanggulangan bencana, santri perlu dibekali.
“Sebagai leading sektor, LPBI NU Ponorogo merasa perlu menggelar program pelatihan santri tangguh bencana ini,” ujar Novi Tri Hartanto, ketua LPBI NU Ponorogo.

Novi juga menuturkan, pelatihan ini diharapkan bisa membentuk santri peduli lingkungan. Peran aktif santri sangat dibutuhkan dalam upaya mencegah dan menekan resiko apabila terjadi bencana alam. Selain itu, ia juga berharap santri yang notabene hidup di pesantren bisa proaktif sekaligus memahami masalah kebencanaan. Pasalnya, selain hidup di pesantren, santri juga sangat dekat dengan masyarakat di sekitar pesantren.

Antusias peserta selama latihan terlihat tinggi. Terbukti selama dua hari digelar mereka semangat mengikuti semua materi.

LPBI NU Didik Santri RMI NU Kurangi Risiko Isu Megatrus La Nina

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>