LPBINU TubanSudah dua hari ini (7-8/9/2019), Lembaga Penanggulangan Bencana Indonesia Nahdlatul Ulama (LPBI NU) bersama Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Tuban mendistribusikan air bersih pada sejumlah wilayah yang dilanda krisis air bersih di Kabupaten Tuban.

Langkah dan upaya sejumlah lembaga yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama ini, untuk meringankan beban warga yang terdampak kekeringan dan kesulitan untuk mendapatkan air besih, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk bersuci.
Ida Mustofa Ketua Lazisnu Kabupaten Tuban saat dikonfirmasi mengatakan kalau dua hari ini ada beberap desa dari dua kecamatan yang dikirimi air besih, yakni kecamatan Singgahan ada tiga titik, yakni Dusun Gegunung/Tegalrejo Desa Mulyoagung, Saringembat dan Binangun.
“Kemarin ada tiga titik di Kecamatan Singgahan, hari ini menyelesaikan yang ada di kecamatan singahan dan tambah di Desa Nguluhan Kecamatan Montong yang kebetulan kondisinya sangat membutuhkan,” kata Ida Musthofa.

Pria yang setiap harinya menjadi kontraktor ini menambahkan, kegiatan seperti ini akan berlanjut terus selama musim kemarau di Tuban. Selain itu, pihaknya telah meminta di setiap pengurus ranting untuk mengidentifikasi di lapangan, wilayah yang mengalami kekeringan.
“Dari pengurus di tingkat ranting, sudah kami minta tolong untuk identifikasi lapangan daerah mana yang mengalami kekeringan,” tambahnya.

Sementara Muhammad Humam, ketua LPBI NU Kabupaten Tuban, berharap kegiatan ini bisa meringankan dan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan air bersih, dan diprioritaskan ke tempat ibadah. Karena air menjadi kebutuhan pokok di samping minum juga bersuci.
“Kami memang sengaja untuk sinergi bersama dengan semua lembaga, terutama yang berada dibawah naungan NU, dengan harapan hal ini bagian dari syiar NU dalam berkhitmad untuk umat,” Humam.

Direncankan, besuk (9/9/2019) Lazisnu dan Banom NU lainnya, akan menyalurkan kembali air bersih. Target titik yang menjadi lakosi ada tiga di Kecamatan Montong, yakni Desa Tanggulangin tepatnya di Dusun Guyangan, kemudian Desa Talang kembar tepatnya di Kedung jero, dan Desa Jetak tepatnya di Dusun Kebonagung.

Untuk diketahui, tiap kali musim kemarau, sebagian wilayah di Kabupaten Tuban dilanda krisis air bersih. Tercatat dari Badang Penangulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, pada bulan Agustus tahun ini, ada 20 Desa dari delapan kecamatan mengalami kekurangan air bersih. (hud)

Sumber: http://harianbhirawa.com