image_pdfimage_print

LPBINU-Palu

Guna meningkatkan khasanah pengetahuan mengenai dukungan psikososial, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) bekerjasama dengan Kemendibud dan Konsorsium Pendidikan Bencana Indonesia (KPBI) gelar Training Of Fasilititaor Dukungan Psikososial Bagi Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus di Kabupaten Sigi, provensi Sulawesi Tengah , (Selasa, 11/12)

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 11 sampai 13 Desember yang diikuti 40 peserta dari 16 Sekolah Menengah Atas se-Kabupaten Sigi, berlokasi di Gedung MTs Al-Khairat Palu.

Dalam sambutannya, Wakil Kepala Sekolah MTs Al-Khirat, Bapak Jahri Toalu merasa bangga dan sangat berterimakasih kepada LPBI NU yang memberi kepercayaan untuk menjadi tuan tamu dalam kegiatan TOF ini. “Kepada LPBI NU, atas kepercayaannya untuk jadi tuan rumah. Semoga acara hari ini bermanfaat dan berkah,” tuturnya

Ucapan trimakasih dan bangga juga disampaikan Bpk. Asrul Ahmad S.Pd.i, Msi selaku Kepala bidang guru dan lembaga kependidikan. “Saya sangat mengapresiasi LPBI NU untuk menjadi mitra di bidang psikososial teman-teman, yang diharapkan bisa menjadi contoh dan memberi manfaat kepada satuan dibawahnya,”  kata Asrul dalam sambutannya.

Lebih lanjut Asrul mengatakan, Dinas sangat mendukung kegiatan psikososial. Harapannya, ilmu ini bisa di bagi ke teman-teman, minimal untuk diri kita. Karena ketidaksiapan kita, bencana terasa sangat berat.

Asrul juga memotivasi peserta TOF Dukungan Psikososial agar bangkit untuk lebih baik. “Kita sudah bangkit diproses pendidikan kita, Jangan sesali apa yang kemarin kita alami, mari pelan-pelan bangkit untuk lebih baik. Sebenarnya guru harus lebih tenang dari murid. Jangan sampai guru yang lebih panik dari murid dalam menghadapi bencana,” pungkasnya.

Yayah Ruchyati, Sekretaris LPBI NU dalam sambutannya menjelaskan bahwa Konsorsium Pendidikan Bencana Indonesia (KPBI) Lahir tahun 2006 yang merupakan gabungan dari lembaga sosial penanggulangan bencana dari berbagai lembaga di indonesia, termasuk didalamnya adalah LPBI NU.  LPBI NU sendiri singkatan dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim, di bawah nangan Nahdlatul Ulama.

“Satu-satunya lembaga di indonesia yang sudah mengawinkan perubahan iklim dan penanggulangan bencana sejauh ini baru LPBI NU,” ungkap Yaya dalam sambutannya.

Dalam sambutannya, Yaya juga menyampaikan banyak terimakasih kepada MTs Al-Khairaat Pusat sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan TOF ini.

Akibat gempa, banyak fasilitas pendidikan rusak. Hal ini sangat mengganggu proses pembelajaran.

“Untuk membantu pemulihan guru guru yang terdampak, kegiatan TOF Dukungan Psikososial  ini di harapkan mampu mengembalikan psikososial guru sehingga menjadi lebih siap dalam menghadapi bencana,” kata Ibu Eneng Siti Saadah, S.Si, M.BA yang mewakili Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus.

ToF Psikososial

Siti Saadah berharap, para peserta memiliki konsep yang sama untuk memberikan Bimbingan Teknis Dukungan Psikososial di kemudian hari. Juga bisa menghasilkan silabus untuk di terapkan di BIMTEK Dukungan Psikososial nantinya.

Diakahir sambutannya, Siti Saadah juga membuka pelaksanaan Training Of Fasilitator Dukungan Psikososila Bagi Guru Pendidkan Menengah dan Pendidikan Khusus di Kabupaten Sigi.

LPBI NU Bekerjasama dengan Kemendikbud dan KPBI Gelar Training Of Fasilitator (Tof) Dukungn Psikososial di Kabupaten Sigi, Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>