lpbinu aset pemerintah

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pontianak, Kalimantan Barat Ahmad Faruki mengaku senang dengan adanya pelatihan Humanitarian Logistics Management yang diadakan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU).

“Kegiatan yang betul-betul besar manfaatnya, dan ilmunya nanti kita serap dan untuk kita gunakan untuk lpbi Pontianak dan Kalbar umumnya,” kata Ahmad Faruki saat menyampaikan sambutan pada kegiatan pelatihan LPBI NU di Asrama Haji Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (24/10/2017).

Ia berharap, seusai kegiatan pelatihan ini, LPBI NU bisa berkoordinasi dengan Majelis Wakil Cabang (MWC NU) bahkan NU tingkat ranting. Karena menurutnya, informasi tentang iklim yang ada di kota Pontianak khusunya dan Kalbar umumnya sangat penting.

“Mohon itu (informasi iklim di Pontianak) di-share juga ke MWC-MWC kami, ranting-ranting kami,” katanya.

Selain berkoordinasi dengan MWC dan NU tingkat Ranting, ia juga meminta agar LPBI NU Kota Pontianak bisa bekerja sama dengan BPBD kota Pontianak.

“LPBI Kota Pontianak dirangkul, Pak. Karena aset pemerintah kota dan aset pemerintah provinsi yang bisa diberdayakan untuk kepentingan bagaimana menangani bencana dan iklim,” pintanya kepada Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalimantan Barat.

Hadir pada kegiatan pelatihan yang akan dilaksanakan selama tiga hari (24-26/10) ini, Wakil Ketua PWNU Kalimantan Barat Hapy Hendrawan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalimantan Barat Ahmad Rasyid, KUEHNE Foundation & HELP Logistics Temmy Tanubrata, dan lain-lain.