LPBINU-KPIKomisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Ubaidillah menilai, lembaga penyiaran publik, baik televisi maupun radio perlu ikut aktif dalam sosialisasi pengelolaan sampah. Hal ini diperlukan sebagai informasi yang berkaitan sebagai edukasi tentang pengelolaan lingkungan yang baik.

“Lembaga penyiaran bisa mengambil peran dalam sosialisasi pengelolaan sampah, ini sangat penting bagi masyarakat,” kata Ubaid di Kantor KPI Pusat, Jakarta, lewat siaran pers diterima, (20/2/2019).

Menurut pria yang karib disapa Gus Ubaid ini, penyiaran terkait sosialisasi pengelolaan sampah diperlukan sebagai sarana informasi masyarakat, bahwa ada bahaya ditimbulkan bila sampah tak terkelola dengan baik.

Senada, Direktur Bank Sampah Nusantara (BSN) Fitria Aryani menyatakan, ada tren peningkatan dalam penggunaan sampah, khususnya sampah plastik.

“Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), tren sampah plastik di Indonesia kian meningkat. Angka terakhir, berada di posisi 16 persen. Level kedua setelah sampah organik,” kata Fitri dalam kesempatan terpisah.

Sumber: www.liputan6.com