image_pdfimage_print

LPBINU PapuaPandemik Covid-19 yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok pada Desember 2019 lalu telah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Tidak kurang dari 212 negaraatau kawasan di seluruh penjuru dunia telah merasakan dampak dari virus corona tersebut. Lebih dari 1,4 juta kasus dan 85.000 lebih kasus kematian akibat wabah ini.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Papu, PWNU Papua telah mengerahkan segenap lajnah, banom, maupun aparatur strukturalnya dalam rangka ikut berjihad memerangi wabah Covid-19. Di bawah arahan Ketua PWNU Papua, KH Toni Wanggai selama satu bulan terakhir, NU Papua bergerak dan masih terus bergerak.

Sejumlah kegiatan telah dan terus dilaksanakan. Di antaranya,​​​ Lembaga Penanggulangan Bencana dan perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Papua bekerjasama dengan Satgas Covid-19 Polda Papua, dengan mengadakan penyemprotan disinfektan di wilayah permukiman di Kota Jayapura. Aksi ini dipimpin langsung Sekretaris PWNU Papua Kiai Muhamad Thoif didampingi Ketua LPBI NU Papua KH Daryono.

Aksi ini diinisiasi oleh KH Toni Wanggai berkoordinasi dengan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A M Kamal, kemudian diteruskan ke Satgas Covid-19 Polda Papua agar giat tersebut mendapatkan pengawalan dari Polda Papua. Kemudian, Banser Kota Jayapura mengadakan penyemprotan disinfektan di masjid dan gereja se-Kota Jayapura, di lima distrik hingga distrik Muara Tami yang bebatasan langsung dengan negara tetangga Papua New Guinea.

Penyemprotan disinfektan ini dipimpin langsung Ketua PC Ansor Kota Jayapura Gus Ahmad Muhazir. Selain itu, PCNU Kabupaten Mimika mengadakan pembagian masker dan bantuan sosial sembako kepada masyarakat di Kota Timika, dipimpin langsung Sekretaris PCNU Mimika H Adam Waluyo. Adapun masker yang dibagikan, dibuat sendiri oleh team ekonomi kreatif Nadliyin setempat.

Masker berlogokan NU tersebut dibuat dengan tujuan untuk membantu warga Timika dan sekitarnya dalam penanggulangan Covid-19. Sekaligus, sebagai syiar eksistensi NU di Mimika. Selain itu pembuatan masker untuk menggerakkan ekonomi warga NU untuk tetap bertahan di tengah situasi lockdown yang diberlakukan pemerintah Papua beberapa waktu lalu, sehingga hal tersebut begitu sangat dirasakan dampaknya oleh segenap pelaku bisnis dan seluruh masyarakat di Papua. Lebih lanjut PWNU Papua menjalin kerja sama dan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Nasional dan Daerahserta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua yang diarahkan oleh Yayah Ruchyati selaku Sekretaris LPBINU Pusat sekaligus Direktur Eksekutif PP LPBINU.

“Semoga ikhtiar kami dapat membantu meringankan beban segenap masyarakat Papua, dan menguatkan moril umat dalam bertahan menjalani cobaan wabah penyakit ini. Tidaklah Allah SWT memberi penyakit kecuali bersama obatnya, tidaklah Ia memberi kesulitan kecuali bersama kemudahan,” tegas KH Toni Wanggai. Kontributor: Joko Prayitno, Fitri Haryadi

Kiprah NU Papua dalam Penanggulangan Covid-19

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>