image_pdfimage_print

bantuan kemnusiaan-lpbinuSejumlah elemen NU Jombang saling membantu dan memberikan bantuan bagi korban banjir yang melanda sejumlah kawasan di kota santri tersebut. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) bersama Banser Tanggap Bencana (Bagana) menerjunkan relawan untuk membantu korban banjir.

 LPBI NU Jombang juga bersinergi dengan Lembaga Amil Zakat Iinfak dan Shadaqah atau LAZISNU. Tampil pula Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor yang dalam hal ini menurunkan personel Banser Tanggap Bencana (Bagana) dari Satkorcab dan beberapa dari Satkoryon.

 “Dalam praktik di lapangan, masing-masing berbagi tugas. LPBI NU dan BAGANA difokuskan di lokasi bencana, sedangkan LAZISNU untuk penggalangan donasi dan bantuan,” kata Fahmi dari LAZISNU, Jumat (23/2).

 Ali Syafi’i dari unsur Bagana berharap seluruhnya selalu kompak. “Juga diniati semangat dengan niat ikhlas, serta rasa kemanusiaan yang tinggi,” katanya.

Sekitar 40 personil Bagana bersama BPBD Jombang tersebar di tiga lokasi, yakni Gambiran-Mojoagung, posko LAZISNU Taman, Mojoagung, dan MI Midanutta’lim Mayangan, Jogoroto, imbuhnya.

 Organisasi dan lembaga yang terlibat pada bencana kali ini adalah TNI, POLRI, BPBD Jombang, BPBD Provinsi, BPBD Nganjuk, Basarnas, Tagana, PMI, Karang Taruna Jombang, Singo Wande Rescue Nganjuk, RAPI, Banser, Senkom, Semar, RZ (Rumah Zakat).

 Bergabung pula ILKJ Jombang Mojokerto, Bagana Mojowarno, SAR Penanggunan, CBP/KPP Korp Brigade Pembangunan Mojowarno, Relawan Birunya Cinta, Relawan Independen, keterangan RAPI Jombang.

 Data korban banjir Mojoagung, Mojowarno, dan Sumobito, ketinggian rata-rata 100 cm hingga 130 m kecuali dusun Kebondalem desa Kademangan mencapai 2 meter. Untuk pengungsi di posko Gambiran jumlahnya 197 jiwa termasuk 24 balita dan 18 lansia. “Jumlah sementara korban terdampak banjir sekitar 7547 ditambah 2360 KK,” katanya sembari membacakan  sumber dari LPBI NU Jombang.

Demikian pula ada korban hanyut yang selamat 3 orang, sedangkan 2 korban hanyut yang hilang saat ini dalam pencarian atas nama Niko (16) Mojoagung, Nazarudin (13) Jogoroto.

Kebersamaan Tercermin dalam Penanganan Banjir di Jombang

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>