lpbi-myanmar

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan rombongan tiba di kamp pengungsian warga Rohingya di Jamtoli, Cox’s Bazar, Bangladesh, pada Ahad (28/1). Mereka disambut langsung Ketua Indonesia Humanitarian Alliance (IHA)  atau Aliansi Kemanusiaan Indonesia, M Ali Yusuf.

Ali menyebutkan, Jokowi sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan IHA setelah mendengar dan melihat langsung bantuan yang disalurkan IHA bagi para pengungsi Rohingya di Bangladesh.

IHA mulai beraktifitas di kamp-kamp pengungsian Rohingya pada September tahun lalu. Hingga hari ini, berbagai macam bantuan kemanusiaan sudah disalurkan IHA untuk warga Rohingya seperti makanan pokok, pompa air, shelter, bantuan medis di kamp kesehatan, dan lain sebagainya.

“IHA mengucapkan terima kasih kepada Presiden dan rombongan yang telah mengapresiasi program IHA,” kata Ali kepada NU Online melalui pesan singkat, Senin (29/1).

Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI-NU) ini berharap, pemerintah Indonesia bisa terus mendukung program-program yang dicanangkan IHA sehingga bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia bisa dirasakan langsung orang di berbagai belahan dunia.

“Berharap terus dukungan dari Pemerintah RI agar peran dan kontribusi kemanusiaan Indonesia semakin diakui dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat di seluruh belahan dunia yang sedang dilanda krisis kemanusiaan,” jelasnya.

Menurut Ali, Jokowi dan rombongan melihat secara langsung kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan tim medis IHA.

“Presiden Joko Widodo berkunjung dan melihat langsung kamp kesehatan NU dan Indonesian Humanitarian Alliance (IHA),” ungkapnya.

Dalam lawatannya kali ini, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara dan Iriana Jokowi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh Rina Soemarno, dan Ketua Indonesia Humanitarian Alliance M Ali Yusuf.

Sumber: https://www.nu.or.id