image_pdfimage_print

BSN-LPBINUPeringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada setiap tanggal 21 Febuari sudah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dan Daerah dan para aktivis lingkungan di seluruh Indonesia.

Menurut Direktur Bank Sampah Nusantara (BSN) Fitria Aryani, HPSN benar-benar dijadikan momentum paling mempunyai arti. Hal tersebut diimplementasikan dalam bentuk kegiatan kampanye edukasi sampah, menciptakan lingkungan bersih dan sehat.

“Kondisi sampah saat ini itu mengalami peningkatan yang sangat signfikan, data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), tren sampah plastik di Indonesia kian meningkat. Angka terakhir, berada di posisi 16 persen. Level kedua setelah sampah organik,” kata Fitri saat ditemui di Gedung PBNU, Rabu (20/02).

Fitri mengatakan, dampak yang ditimbulkan oleh sampah itu banyak, mulai dari persoalan kebersihan, penyakit sampai ke bencana. Jadi kalau sampah yang di sungai tidak segera ditanggulangi itu akan menyebabkan got-got mampet, sungai-sungai menjadi dangkal, sehingga akan berpotensi untuk menimbulkan bencana banjir, sedangkan di lautan sampah yang memang tidak bias terurai dan kemudian tidak bisa dicerna oleh ikan yang ada di laut itu akan menimbulkan masalah baru.

“Masalah baru yang akan ditimbulkan itu seperti apa?, yang pertama, hal tersebut akan menimbulkan ikan-ikan banyak yang mati, yang kedua, kalaupun sampah plastik itu hancur tapi kemudian berubah menjadi molekul-molekul kecil microplastik akan dimakan oleh ikan, kemudian ikannya akan dimakan oleh manusia itu akan mengganggu kesehatan manusia dalam jangka yang sangat panjang juga,” tambahnya

Ia menuturkan bahwa BSN merupakan unit dari LPBINU yang juga merupakan lembaga dibawah naungan Nahdlatul Ulama itu merasa perlu untuk membantu Pemerintah dalam hal mengedukasi masyarakat.

“Bagaimana masyarakat bisa memahami tentang bahaya plastik, bagaimana masyarakat bisa ikut berpartisipasi di dalam mengurangi penggunaan plastik, sampai kemudian memberikan solusi yang bisa diterima oleh masyarakat, murah meriah penanganannya dan itu sesuai dengan kapasitas yang bisa dilakukan oleh masyarakat,” Papar Fitri

HPSN Jadi Momentum Kampanye Edukasi Sampah

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>