BSN LPBINUDirektur Bank Sampah Nusantara (BSN) Fitri Aryani mengatakan memasuki hari kedua masa tenang Pemilu 2019, tentunya masih banyak Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih berserakan dimana-mana, meski sebagian sudah tertibkan namun itu akan tetap menjadi sampah.

“Dari pada dibuang sembarangan, atau ditumpuk tidak terpakai, hal itu malah akan menambah limbah, mending berikan pada kami, tim BSN LPBINU siap menyulap sampah APK tersebut menjadi yang berguna”, kata Fitri, Senin (15/19).

Fitri mengatakan kewajiban untuk membersihkan sampah visual bekas kampanye sebenarnya bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, namun juga peserta pemilu. meski demikian ia mengajak agar masyarakat untuk tidak membuang sembarangan bekas APK tersebut. Sebab, banyak APK terbuat dari bahan plastik, sehingga sulit terurai dalam tanah.

“Sampah APK ini seharusnya perlu disikapi dengan serius oleh para ketua partai politik, misalnya menginstruksikan seluruh calon anggota legislatifnya untuk membersihkan dan mengumpulkan berbagai APK, kemudian memberikan kepada pelaku usaha kecil dan menengah yang memproduksi hasil daur ulang”, ungkap Fitri

Menurut Fitri tim BSN LPBINU siap untuk mendaur ulang dan mengkreasikan sampah alat peraga kampanye menjadi tas, payung dan lain sebagainya, namun tetap ramah lingkungan.

“BSN LPBINU saat ini sudah banyak cabang di beberapa daerah, jika memang mau menyalurkan sampah APK nya silahkan hubungi melalui Instagram resmi @bsn_lpbinu”. Pungkas Fitri.

Sumber: http://www.laduni.id