image_pdfimage_print

lpbinu bekasi2Kabupaten Bekasi Gemantarara raya Jum’at (05/02/2021)”, Sudah sejak tiga hari masyarakat desa Buni bakti dan desa Muara Bakti terendam banjir, meliputi Kampung Tambun, Kampung Buni, Pendayakan dan Kampung Pasar Emas, hal ini diakibatkan Intensitas curah hujan yang terus meningkat, Sehingga mengakibatkan luapan Anak kali CBL ( Cikarang Bekasi laut ) yang sering disebut Masyarakat kali DT-8 menyebabkan rumah-rumah warga terendam banjir.

” Sungguh sangat ironis, Biasanya banjir di Buni bakti dan sekitarnya terjadi akibat meluapnya kali CBL, tetapi sekarang malah anak kali CBL ( DT-8) meluap dan aliran airnya tidak lancar, Akibatnya puluhan rumah waga sudah 3 hari terendam banjir dengan ketinggian antara 30- 80 Cm,” Kata Lukman Nurhakim. Spd. Warga buni Bakti RT.15 RW.08, sekaligus sebagai Ketua PC Babelan, LPBI NU ( Lembaga Penangulangan Bencana dan Perubahan Iklim ). Jumat (5/2)

Ditegaskannya, Banjir yang terjadi di kecamatan Babelan dan pesisir wilayah Utara, Bisa jadi diakibatkan dari Tata ruang yang Amburadul, Ingat adanya musibah dan bencana banjir, bukan Karena Cuaca saja, Melainkan manusianya yang tak pandai membaca.

” Sebagai warga tentunya berharap, Dinas Terkait harus mencarikan solusi yang terbaik. Jangan masyarakat di diemin Bae, ketika blom musim hujan ,eceng gondok dan sampah diantepin Bae, karang ge, giliran musim hujan jadi masalah kan,” pungkas Lukman Nurhakim. Spd. yang kental dengan logat bekasi pinggiran.

Hal senada dikatakan Cucung Wahyudi selaku Ketua PD LPBI NU ( Lembaga penangulangan bencana dan perubahan iklim )Kabupaten Bekasi, menambahkan, Bahwa Pada awal tahun 2021(pada tanggal 2 – 4 Februari 2021) intensitas curah hujan diwilayah kecamatan Babelan amat tinggi mengakibatkan meluapnya aliran aliran anak sungai yang bermuara ke Kali Cikarang Bekasi laut (CBL), Dari luapan kali DT -8 tersebut, Terdapat wilayah yang terdampak ,yakni desa Buni Bakti Babelan kota, Kedung jaya, pantai hurip dan Pantai Hatapan Jaya(PHJ)(wilayah pesisir utara)

“Kejadian banjir tersebut mengakibatkan, 1.542 rumah terendam, Menumpuknya sampah-sampah rumahan dan Timbulnya beberapa penyakit gatal-gatal, alergi dll,” Ungkap Ketua Cucung Selaku PD LPBI NU Kab.Bekasi. Jumat( 5/2)

Lanjut ketua Cucung, Kehadiran kami (LPBI NU Kabupaten Bekasi -red) siap membantu dan bersinergi dengan pemerintah kabupaten Bekasi,

“LPBI NU Kabupaten bekasi siap bergerak dan terjun kelokasi yang terdampak banjir, Tentunya kami juga menerima dan menyalurkan donasi dari seluruh donatur, yang bersumber dari bantuan masyarakat umum, perusahaan, instansi manapun atau bersinergi dengan lembaga kebencanaan lainnya,” pungkas Cucung Wahyudi.

Banjir Luapan Kali DT-8 Babelan Luput Dari Perhatian, LPBI NU Siap Berikan Bantuan dan Terjun Langsung Ke Lokasi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>