image_pdfimage_print

LPBINU-BencanaSebagai upaya penanggulangan bencana di wilayah pesisir pantai selatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Lumajang melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon mangrove, di Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-awar Kecamatan Pasirian, Minggu (4/4/2021).

Saat kegiatan tersebut, Kalaksa. BPBD Kabupaten Lumajang Indra Wibowo Leksana menyampaikan, bahwa penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah ataupun lembaga organisasi kebencanaan, melainkan tanggung jawab seluruh pihak.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi terjadinya bencana, kita dapat meminimalisirnya dengan berbagai kegiatan konservasi, seperti halnya penghijauan di wilayah pesisir pantai. “Penanggulangan Bencana menjadi tanggung jawab bersama, mari bersama kita kurangi risiko bencana dengan penghijauan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten Lumajang juga mengajak agar semua masyarakat, utamanya yang berkehidupan di sekitar garis pantai selatan untuk senantiasa menjaga kelestarian ekosistem pantai, sehingga dapat meminimalisir potensi bencana yang mungkin akan terjadi.

Kegiatan tersebut merupakan sosialisasi penanggulangan bencana serta diskusi konservasi. Beberapa yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Forum PRB Jawa Timur, LPBI NU Jawa Timur, dan BPBD Jawa Timur.

Antisipasi Bencana Alam, Masyarakat Lumajang Diajak untuk Jaga Kelestarian Ekosistem

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>