image_pdfimage_print

LPBI NU Jombang2Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Uama Kabupaten Jombang, Jawa Timur, melakukan aksi bersih-bersih sampah di Kali Putih, Minggu (04/11/2018). Kegiatan bersih-bersih sampah di Kali Putih dilakukan guna mengantisipasi banjir, seiring dengan datangnya musim hujan pada bulan November ini.

Bersih sungai dipusatkan di sungai Selorejo, sebab tahun lalu wilayah tersebut merupakan langganan banjir yang mengakibatkan ratusan rumah warga tergenang.

Ketua Pimpinan Cabang Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama atau LPBINU Jombang, Muhammad Hasan Ma’lum menjelaskan bahwa kegiatan atas prakarsa sejumlah kalangan.

“Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Banser Tanggap Bencana atau Bagana dan LPBI NU Mojowarno untuk acara bersih sungai,” katanya. Lebih lanjut, dirinya mengharap masyarakat memiliki kesadaran, bahwa sungai bukan tempat sampah, lanjutnya.

 Hal senada juga dikatakan  kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Gunadi.

 “Kegiatan ini kita lakukan untuk mengantisipasi agar sungai tidak dipenuhi sampah, aliran tidak tersumbat dan tidak menjadi penyebab banjir”.

Respon positif diberikan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Mojowarno, dengan digelarnya acara Sosialisi dan Simulasi, Aparat dan Masyarakat Menghadapi Bencana di gedung serbaguna balai Desa Mojojejer beberapa waktu berselang.

Sambutan baik sekaligus harapan disampaikan Kiai Usman Hasan selalu Ketua MWCNU Mojowarno. “Bersih sungai ini merupakan bentuk implementasi dari hasil Bimtek dapur umum oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU dan Fatayat NU Mojowarno,” katanya.

Kegiatan seperti bersih sungai yang melibatkan instansi pemerintah bersama relawan, khususnya tim dari dapur umum perlu diadakan sebagai edukasi bagi masyarakat. “Agar sadar serta tanggap apabila terjadi sebuah bencana,” ungkapnya.

“Ada seratusan relawan yang terlibat langsung dalam giat bersih sungai,” kata Em Muttaqin selaku Kasatsus Bagana Mojowarno.

Acara dimulai dengan apel yang dipimpinan kepala desa Selorejo. Selain dari BPBD Jombang, relawan yang terlibat giat bersih sungai dari Koramil Mojowarno, Polsek Mojowarno, Taruna Tanggap Bencana (Tagana), Bagana, LPBI NU.

Juga bergabung Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadakoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU), Muslimat NU, Fatayat NU, Corps Brigade Pembangunan (CBP), Korp Pelajar Putri (KPP), Semangat Relawan Masyarakat (Semar), serta Informasi Seputar Jombang (ISJ).

Acara berakhir dengan evakuasi pohon besar yang menyumbat di bawah jembatan yang disinyalir menjadi penyebab terjadinya banjir.

Antisipasi Banjir, LPBI NU Jombang Bersihkan Sungai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>