You are here: Home

www.lpbi-nu.org

Keluarga Siaga

test
Peb27

Relawan LPBI NU Mojokerto Lakukan Trauma Healing di SDN Kebonrejo II

Mojokerto, LPBI NU

Relawan LPBI NU Kabupaten Mojokerto melakukan kegiatan trauma healing untuk anak-anak korban erupsi Gunung Kelud. Sasaran kali ini adalah anak-anak di wilayah Dusun Panggungsari Desa Kebonrejo Kecamatan Kepung Kediri. sedikitnya 60 anak usia SD mengikuti kegiatan hiburan tersebut selama hampir 2 jam.

Dilengkapi dengan pembagian kue, susu serta mainan anak-anak, Eni Rahmawati, relawan NU ini mengajak senyum, tawa serta canda ria. Harapan besar dari kegiatan tersebut anak-anak tidak lagi mengalami trauma bencana.
Berdasar cerita Misto, warga setempat saat terjadi letusan pertama, semua warga sudah siap dievakuasi, akan tetapi saat dalam perjalanan, tidak ada satupun anak-anak yang tidak menangis saat menyaksikan kilatan dan semburan api serta jatuhnya batu-batu pijar dari langit. "Jangankan anak kecil, ibu-ibu serta orang dewasa semua teriak-teriak serta bertakbir" ujar Misto. "coba saja bayangkan mas, semua orang tumplek blek di jalan, listrik padam, semua berebut menjauh dari gunung. Kondisi macet, sementara di atas kita kilatan api menyambar-nyambar diikuti mendung (pasir) yang kemudian menjadi hujan pasir" lanjut Misto.

sementara trauma healing berlangsung, beberapa relawan LPBI yang saat itu bersama relawan lainnya dari Mojokerto, juga membantu salah satu rumah warga untuk memasang terpal di atas atap. Rumah dengan atap asbes itu nampak bolong-bolong terkena jatuhan bebatuan kelud.

 
Peb27

Relawan NU Masih Tangani Pengungsi

Malang, LPBI NU
Para Relawan Nahdlatul Ulama (Relanu) yang dibentuk Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Kabupaten Malang, Jawa Timur hingga kini masih menangani para pengungsi bencana erupsi gunung Kelud.

Menurut Zainuddin, salah seorang anggota Relanu, menerangkan, para pengungsi di posko masih membudak. Sehingga mereka harus tetap membantunya. “Alhamdulillah, banyak sekali bantuan disalurkan masyarakat melalui kami. Bahkan dari pemerintah pun juga ada,” katanya.



 
Peb25

Relawan LPBI NU Mojokerto Bantu Pengungsi Kelud

Mojokerto, LPBI NU

Dua jam pasca letusan pertama gunung Kelud (13/2/ 2014) pukul 22.50 WIB, 6 relawan LPBI NU sudah sampai di salah satu lokasi pengungsian. SDN 4 Damar wulan Kecamatan Kepung, Kediri. Dalam kondisi gelap gulita, hanya beberapa lilin yang menyala kerlip di sudut-sudut ruangan kelas. Ternyata sudah ada ratusan pengungsi.
Gulita bukan hanya karena malam, akan tetapi hujan debu bahkan pasir masih terus terjadi. Setelah mendapatkan keterangan petugas (Syamsul A. Dari TNI) relawan LPBI NU bersama relawan lainnya memutuskan untuk bertahan di lokasi ini dan akan membantu  pengkondisian di titik pengungsian tersebut.
Tidak lupa tim meluncurkan perwakilan menuju kantor kecamatan Kepung sebagai pusat komando untuk melapor serta kordinasi. Setelah bertemu dan melapor ke Camat yang saat itu didampingi Danramil, 3 person (2 dari LPBI NU dan 1 dari PMI) ikut melibatkan diri dalam proses evakuasi para pengungsi.

Selang beberapa lama Camat Kepung memerintahkan untuk mendatangi desa Kebon Rejo Kecamatan Kepung karena ada laporan rumah terbakar. Bersama rombongan kawan SAR dari Kantor SAR Surabaya yang barusan datang, tim merapat ke tempat kejadian perkara. Sedikitnya 40 menit tim sampai di TKP. Apa boleh buat, gelapnya langit yang tertutup erupsi, listrik yang padam ditambah PDAM yang mampet. Tim hanya bisa berupaya menyelematkan beberapa barang dalam rumah tersebut. Dengan menggunakan pasir yang berserakan di jalan berketebalan 10 – 15 cm titik-titik api berhasil di lokalisir. Sambil menunggu mobil pemadam  datang.
Pagipun datang, tim kembali ke posko kecamatan Kepung untuk melapor, sekalian melaporkan bahwa relawan LPBI NU bersama PMI Kabupaten Mojokerto dan RMB, membantu pengkondisian pengungsi di SDN 4 Damarwulan. Setelah dilakukan pendataan paginya, jumlah pengungsi di titik ini mencapai 572 jiwa.

Penanganan di titik tersebut dilakukan sampai hari ke 8. Jumat, 21 Februari 2014 para pengungsi sudah meninggalkan lokasi. Kamipun juga tetap berada di titik ini dengan bekerja keras mengembalikan situasi lokasi pengungsian sebagaimana semula.

Hari selanjutnya LPBI NU akan merapat ke Posko Dapur Umum di Desa Puncu Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri. Wilayah ini terletak sekitar 9 – 10 KM dari gunung Kelud. Kondisi infra struktur yang rusak berat, rumah-rumah warga hancur atapnya, sehingga warga yang datang dari pengungsian tidak akan bisa melakukan aktifitas sehari-hari sebagaimana biasanya.
Semua warga melakukan pembenahan rumah mereka masing-masing. Dengan mengumpulkan genting-genting yang masih bisa digunakan dan memasangnya kembali. Dalam kondisi ini dipastikan warga tidak akan bisa memasak, karena dapur mereka rata-rata hancur juga tertutup pasir juga batu-batu berdiameter 2-5 cm yang disemburkan oleh Kelud.

 
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Waspadai Bencana Banjir

Waspadai Letusan Merapi

Agenda LPBI-NU

No events

Chat Room